Bimbingan Teknis Pengelolaan Taman Bacaan TP PKK Kabupaten Kebumen
Bimbingan Teknis Pengelolaan Taman Bacaan TP PKK Kabupaten Kebumen
Mengutip dari wikipedia, Taman Bacaan Masyarakat (TBM) adalah suatu lembaga atau unit layanan yang didirikan di tengah-tengah komunitas membaca (community based library) yang dikelola secara sederhana, swakarsa, swadana dan swasembada oleh masyarakat dengan tujuan memberikan akses pelayanan bahan bacaan kepada masyarakat sekitar sebagai sarana pembelajaran dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat. Sejarah TBM bermula dari taman pustaka rakyat pada tahun 1950-an. Awalnya TBM merupakan salah satu layanan di perpustakaan umum agar semua koleksi perpustakaan dapat digunakan oleh berbagai lapisan masyarakat.
Selasa, 3 Februari 2026, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kebumen menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Taman Bacaan yang diikuti unsur Pokja II TP PKK Kecamatan beserta 8 (delapan) perwakilan TP PKK Desa dari masing-masing kecamatan yang ada di Kabupaten Kebumen. Hadir dari TP PKK Kecamatan Buluspesantren, Ketua Pokja II (Eli Rosliani, A.Md) dan Sekretaris Pokja II (Marwiyah,S.Pd) beserta unsur dari TP PKK Desa Klapasawit, TP PKK Desa Tanjungrejo, TP PKK Desa Ampih, TP PKK Desa Ambalkumolo, TP PKK Desa Buluspesantren, TP PKK Desa Bocor, TP PKK Desa Maduretno, dan TP PKK Desa Waluyo.
Acara yang dibuka oleh Hj. Murni Suroso yang mewakili Ketua TP PKK Kabupaten Kebumen (Nurjanah Zaeni Miftah, S.Pdi), menghadirkan 3 (tiga) narasumber. Narasumber pertama, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kebumen (Sigit Dwi Purnomo, A.Pi, MSi) yang menyampaikan materi dengan tema pengelolaan taman bacaan masyarakat. Narasumber kedua, Kepala Desa Ampelsari Kecamatan Petanahan (Umi Maskanah), menyampaikan materi selayang pandang Perpustakaan Omah Pinter Desa Ampelsari. Narasumber terakhir dari Pokja II TP PKK Kabupaten Kebumen, menyampaikan materi terkait Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi yang biasa disebut sebagai Gelari Pelangi.
Dari pemaparan materi oleh 3 (tiga) narasumber ini, secara garis besar dapat disimpulkan bahwa adanya Taman Bacaan Masyarakat memberikan banyak nilai plus dan manfaat signifikan bagi lingkungan sekitar, terutama dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia dan budaya literasi. Hal tersebut tentunya sejalan dengan salah satu tujuan adanya negara ini, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.
TP PKK Kecamatan dan TP PKK Desa sudah semestinya, secara masif berkreasi melalui program-programnya dalam rangka menjadikan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) diminati masyarakat. Dengan berbasis pendekatan kreatif dan soliditas TP PKK, bukan tidak mungkin bisa mengubah citra TBM dari sekadar "gudang buku" menjadi pusat kegiatan komunitas yang menyenangkan (TBM-Edutainment).
