Dialog Kesejahteraan Sosial Bersama Menteri Sosial RI
Dialog Kesejahteraan Sosial Bersama Menteri Sosial RI
Sekolah Rakyat yang merupakan gagasan Presiden Prabowo Subiyanto, adalah program pendidikan gratis berasrama (boarding school) yang ditujukan untuk memutus rantai kemiskinan bagi anak-anak dari keluarga miskin/ekstrem (desil 1-2). Diluncurkan pada 2025-2026, program ini memadukan kurikulum nasional, pendidikan karakter, dan pelatihan keterampilan untuk mencetak generasi berkualitas.
Untuk memastikan bahwa Program Sekolah Rakyat benar-benar terimplementasikan sesuai asa dan harapan Presiden Prabowo, Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat (SR) Kebumen, berdialog langsung dengan stakeholder terkait, Sabtu (14/02/2026). Hadir mendampingi Mensos antara lain Staf Khusus Faturrahman Taufik, Kepala BBPPKS Haruman Hendrasah, Direktur Jaminan Sosial Faisal, Tenaga Ahli Galih Hidayatullah, Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani dan Wakil Bupati H. Zaeni Miftah, jajaran Forkopimda Kebumen, Sekda Kebumen, mantan Bupati Mohammad Yahya Fuad dan KH Yazid Mahfudz, dan Pendamping PKH di Kabupaten Kebumen, termasuk Pendamping PKH Kecamatan Buluspesantren yang dikoordinatori oleh Ari Isnaeni.
Gus Ipul berdialog langsung dengan anak sekolah SR beserta wali, dan Beliau coba menggali informasi terkait profil keluarga anak yang sekolah di SR Kebumen. Gus Ipul secara tegas menyampaikan bahwa “adanya SR merupakan bukti nyata, bahwa negara ada dan hadir untuk rakyat, merujuk pada pasal 34 UUD 1945, fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara”. Selanjutnya, Pak Mensos juga menyampaikan bahwa siswa SR terfokus berasal dari desil 1-2 DTSEN, dan tidak menerima titipan dari pihak manapun. Dengan tegas Gus Ipul menyampaikan bahwa “tidak ada pendaftaran di Sekolah Rakyat, yang ada adalah penjangkauan”. Beliau juga menyampaikan 3 (tiga) mandat strategis Presiden Prabowo, pertama terkait perlindungan dan jaminan sosial berbasis DTSEN, kedua terkait rehabilitasi sosial melalui sekolah rakyat, dan ketiga terkait pemberdayaan sosial melalui bansos yang tepat sasaran. Diujung penyampaiannya, Gus Ipul memberikan pesan agar Pendamping PKH untuk bekerja dengan baik dan memaksimalkan pendampingan agar ikhtiarnya mampu melakukan graduasi minimal 10 dalam 1 tahun.
