ASN Kecamatan Buluspesantren Kerja Bakti Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2026
ASN Kecamatan Buluspesantren Kerja Bakti Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2026
Menindaklanjuti Surat Edaran Sekretaris Daerah Kabupaten Kebumen Tanggal 23 Februari 2026 Nomor 600.4.1 / 532 / 2026 Hal Kerja Bakti Hari Peduli Sampah Nasional Tahun 2026 dan Dukungan Gerakan Jawa Tengah ASRI dalam rangka Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional Tahun 2026 dan menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor 600.4/0001544 Tahun 2026 tanggal 19 Februari 2026 tentang Gerakan Jawa Tengah ASRI, Selasa (24/02/2026}, OPD, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan di Kabupaten Kebumen secara serentak melaksanakan kerja bakti bersih sampah di lingkungan masing-masing, termasuk di Kantor Kecamatan Buluspesantren beserta 21 Desa yang berada di Kecamatan Buluspesantren.
Melansir situs Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sejarah Hari Peduli Sampah Nasional bermula dari peristiwa di Tahun 2005 silam. Saat itu terjadi longsor gunungan sampah di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat pada tanggal 21 Februari 2005. Peristiwa longsornya gunungan sampah TPA Leuwigajah tersebut menimpa perkampungan warga di Cilimus dan Pojok, Jawa Barat. Akibatnya lebih dari 100 nyawa meninggal dunia imbas tragedi longsoran TPA Leuwigajah.
Tragedi ledakan TPA Leuwigajah terjadi akibat tingginya curah hujan dan ledakan gas metana dari tumpukan sampah di TPA. Sebanyak 157 jiwa melayang dan dua kampung (Cilimus dan pojok) hilang dari peta karena tergulung longsoran sampah yang berasal dari TPA Leuwigajah. Selanjutnya, tanggal peristiwa tersebut dijadikan momentum untuk memperingati kepedulian terhadap masalah sampah.
Sampai sekarang tanggal 21 Februari diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) setiap tahunnya. Peringatan Tahun 2026 ini baru saja lewat beberapa hari yang lalu dengan fokus utama pada sinergi berbagai pihak untuk menjaga kebersihan lingkungan. Hari ini mestinya menjadi titik balik bagi kita untuk memperbaiki tata kelola sampah dan meningkatkan kesadaran masyarakat agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.
Mari bersinergi peduli sampah.
