Modernitas Semangat Kartini
Modernitas Semangat Kartini
Hari Kartini diperingati setiap tanggal 21 April untuk mengenang jasa Raden Ajeng Kartini, seorang tokoh pahlawan nasional yang dikenal karena perjuangannya dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, terutama dalam bidang pendidikan. Peringatan ini menjadi simbol semangat emansipasi perempuan Indonesia dan mengajak masyarakat untuk terus menghargai kesetaraan gender. Pentingnya Hari Kartini bukan hanya sebagai penghormatan terhadap sejarah, tetapi juga sebagai momen reflektif terhadap perjuangan perempuan di masa kini.
Bertempat di Pendopo Kabumian Kompleks Rumah Dinas Bupati Kebumen, Selasa (21/04/2026), Sekretaris Kecamatan Buluspesantren Eko Budiono, SE, MSi mewakili Camat Buluspesantren Azida Nurul Hayya, S.STP, MSi bersama anggota Pokja II TP PKK Kecamatan Buluspesantren Nova Kartika Dewi, SPd.SD mewakili Ketua TP PKK Kecamatan Buluspesantren Agustin Ariani, SPd mengikuti Upacara Hari Kartini Tingkat Kabupaten Kebumen Tahun 2026.
Pada agenda upacara ini, Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani melalui sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Dra. Sri Kuntarti, MSi menyampaikan bahwa semangat perjuangan R.A. Kartini harus diwujudkan dalam perlindungan nyata terhadap perempuan di era modern. Apalagi fakta menunjukkan bahwa perkembangan teknologi turut memicu meningkatnya risiko kekerasan, khususnya terhadap anak, sehingga perlu penguatan pengawasan
“Orang tua untuk lebih aktif mengawasi aktivitas digital anak, termasuk mendukung pembatasan penggunaan akun bagi anak di bawah usia 16 tahun,”tegas Bupati.
Selanjutnya, Bupati menyampaikan penegasan terkait alarm kekerasan terhadap perempuan dan anak. Di Kabupaten Kebumen, sepanjang Tahun 2025 tercatat 189 kasus kekerasan, dengan korban anak mendominasi sebanyak 140 kasus, sementara kekerasan terhadap perempuan mencapai 49 kasus. Hal ini jelas menunjukkan bahwa semangat perjuangan Kartini tidak boleh padam.
“Kita masih punya tugas besar menciptakan lingkungan yang aman, adil, dan melindungi perempuan serta anak,”ungkap Bupati. Oleh karena itu, semangat Kartini harus terus dihidupkan dan dijadikan inspirasi untuk melanjutkan perjuangan dalam konteks modern.
Habis Gelap Terbitlah Terang
