Rakor Kecamatan Berdaya: Dari Wacana Menjadi Karya Nyata
Rakor Kecamatan Berdaya: Dari Wacana Menjadi Karya Nyata
Kecamatan Berdaya adalah program unggulan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang mengubah fungsi kantor kecamatan dari sekadar pusat administrasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, kreativitas, pelayanan publik, serta perlindungan masyarakat. Program ini diinisiasi oleh Gubernur Jawa Tengah, Akhmad Lutfi dengan target menyasar seluruh 576 kecamatan di 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah, termasuk Kecamatan Buluspesantren.
Selasa (26/05/2026) dalam rangka menindaklanjuti Program Kecamatan Berdaya, bertempat di Pendopo Kecamatan Buluspesantren dilaksanakan Rapat Koordinasi membahas program kerja Kecamatan Berdaya di Kecamatan Buluspesantren. Rapat yang dipimpin langsung Camat Buluspesantren, Azida Nurul Hayya, S.STP, MSi yang didampingi Sekretaris Kecamatan, Eko Budiono, SE, MSi diikuti oleh seluruh unsur Tim Kecamatan Berdaya Buluspesantren (Ketua TP PKK kecamatan Buluspesantren, Kepala Puskesmas I, Kepala Puskesmas II, unsur Polsek, unsur Koramil, unsur KUA, unsur K3S, Pendamping PKH, unsur Karang Taruna, dan unsur struktural beserta staf Kecamatan Buluspesantren).
Dalam sambutannya, Camat Buluspesantren menyampaikan bahwa Program Kecamatan Berdaya berjalan melalui integrasi sumber daya antara pemerintah, desa, akademisi, dan dunia usaha untuk memperkuat kemandirian warga melalui empat pilar layanan utama. 4 (empat) pilar tersebut meliputi bidang Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (RPPA), Pemberdayaan Lansia dan Penyandang Disabilitas, Ekosistem Kreatif Taruna Karya Mandiri (Zilenial), dan Pusat Olahraga (Sport Center).
“Kecamatan Berdaya merupakan salah satu program strategis daerah yang berperan penting dalam mewujudkan visi Jawa Tengah sebagai provinsi maju dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045. Kecamatan diharapkan mampu menjadi ujung tombak pelayanan publik yang responsif, inklusif, serta mampu menggerakkan potensi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan," ujar Camat Azida.
Secara umum, hasil Rakor disepakati program kegiatan yang intinya difokuskan untuk penguatan RPPA, Pemberdayaan Lansia dan Penyandang Disabilitas, Ekosistem Kreatif Taruna Karya Mandiri (Zilenial), dan Sport Center. Salah satu program unggulan yang disepakati adalah program Jimat Keramat (Jumat Inspirasi Menuju Sehat Kecamatan Bersama Camat) melalui kegiatan senam bersama Camat bergiliran di desa. Selain itu, forum ini juga sebagai penegasan komitmen bersama seluruh unsur Tim Kecamatan Berdaya Buluspesantren untuk mendukung implementasi Kecamatan Berdaya secara berkelanjutan.
Program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang juga digalakkan di berbagai wilayah termasuk Kecamatan Buluspesantren terletak pada perannya sebagai ujung tombak untuk mengubah kecamatan dari sekadar pusat layanan administrasi menjadi motor penggerak ekonomi, sosial, dan pelayanan publik yang inklusif. Harapannya, Rakor ini bisa mengubah ide dari sekadar wacana menjadi karya dalam rangka mewujudkan Kecamatan Berdaya.
