Pengajian MAPELHAJ/IPHI Tingkat Kabupaten Kebumen Wilayah Timur: Haji Mabrur Cerminan Akhlaqul Karimah
Pengajian MAPELHAJ/IPHI Tingkat Kabupaten Kebumen Wilayah Timur: Haji Mabrur Cerminan Akhlaqul Karimah
Sabtu (27/06/2026) bertempat di Aula Balai Desa Tanjungsari Kecamatan Buluspesantren dilaksanakan pengajian Majelis Lapanan Haji Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia MAPELHAJ/ IPHI Tingkat Kabupaten Kebumen Wilayah Timur.
Hadir pada agenda yang dikemas dalam Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H, menyambut kedatangan jamaah haji tahun 2026, dan santunan anak yatim piatu ini, Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani diwakili Kepala BKPSDM H.M Amirudin, S.IP, MM, Ketua MAPELHAJ/IPHI Kecamatan Buluspesantren KH. Muhamad Darmuji, segenap pengurus MAPELHAJ/IPHI Kecamatan di wilayah Timur Kabupaten Kebumen beserta anggotanya, Ketua MAPELHAJ/IPHI Kabupaten Kebumen, Kepala KUA Kecamatan Buluspesantren, unsur Koramil Buluspesantren, Kepala Desa Tanjungsari beserta perangkat desanya,, Sekcam Buluspesantren Eko Budiono, SE, MSi, dan juga tamu undangan yang lain. Sebagai Mubaligh pada agenda ini, Beliau Mantan Bupati Kebumen KH. Nasirudin Al Mansyur.
Bupati Kebumen dalam sambutannya yang dibacakan Kepala BKPSDM H.M Amirudin, S.IP, MM, menyampaikan poin inti terkait posisi MAPELHAJ yang memiliki peran penting di tengah Masyarakat. Pengalaman menunaikan rukun Islam kelima, tentu menjadi bekal yang berharga.
“Saya berharap keluarga besar MAPELHAJ dapat terus menjadi pelopor kebaikan di lingkungan masing-masing, menebar semangat gotong royong dan kepedulian sosial,”harap Bupati.
Bupati Lilis juga berpesan bahwa Pembangunan di Kabupaten Kebumen membutuhkan dukungan seluruh Masyarakat dan Beliau percaya bahwa keluarga besar Mapelhaj memiliki peran besar untuk mewujudkan Pembangunan di Kabupaten Kebumen.
Mari kita bersama -sama membangun Kebumen agar semakin maju, semakin sejahtera dan semakin religius, “pinta Bupati Lilis.
Selanjutnya tauziah yang disampaikan KH. Nasirudin Al Mansyur, secara garis besar menyampaikan hal penting terkait akhlaqul karimah, akhlak yang mulia, terpuji, atau baik. Kyai Nasir menyampaikan dengan tegas bahwa akhlakul karimah merupakan kunci utama sekaligus indikator keberhasilan dalam mewujudkan haji mabrur.
“Ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan proses pendidikan spiritual dan moral untuk menumbuhkan ketakwaan, kerendahan hati, serta kepedulian sosial yang tercermin dalam perilaku sehari-hari,” ujar KH Nasirudin..
