Puluhan Mahasiswa IPB, Untidar, dan Unimugo Siap Mengabdi di Kebumen
Puluhan Mahasiswa IPB, Untidar, dan Unimugo Siap Mengabdi di Kebumen
Pemerintah Kabupaten Kebumen kembali dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Tidar (Untidar) Magelang, dan Universitas Muhamadiyah Gombong Tahun 2026. Kepercayaan tersebut ditandai dengan penerimaan puluhan mahasiswa dari ketiga Universitas tersebut oleh Bupati Hj. Lilis Nuryani yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Muhsinul Mubarok, S.Pd, MSi, di Pendopo Kabumian Komplek Rumah Dinas Bupati Kebumen, Selasa (07/07/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Perwakilan Rektorat dari ketiga kampus terkait, unsur perangkat daerah terkait, unsur kecamatan (hadir dari Kecamatan Buluspesantren, Sekretaris Kecamatan Eko Budiono, SE, MSi) dan unsur desa sebagai wilayah lokasi pelaksanaan KKN.
Melalui sambutannya, Bupati Kebumen Hj Lilis Nuryani yang dibacakan Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, menyampaikan apresiasi kepada IPB, Untidar dan Unimugo yang telah memilih Kabupaten Kebumen sebagai lokasi pengabdian mahasiswa. Menurutnya, kehadiran mahasiswa tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi dunia akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di daerah.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa KKN IPB, Untidar dan Unimugo di Kabupaten Kebumen. Kami berharap kehadiran adik-adik mahasiswa dapat membawa semangat baru, gagasan kreatif, serta inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat desa,” ujar Bupati.
Bupati Lilis juga menyampaikan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah merupakan bagian penting dalam mempercepat pembangunan berbasis potensi lokal. Berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan mahasiswa diharapkan mampu memberikan dampak positif dan berkelanjutan.
Khusus untuk Kecamatan Buluspesantren, mahasiswa KKN yang diterjunkan seluruhnya berasal dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan ditempatkan di Desa Ambalkumolo, Desa Ayamputih, Desa Arjowinangun, Desa Brecong dan Desa Rantewringin.
