Rakor Linsek Pencegahan Petasan dan Pekat Bersama Bupati Kebumen
Rakor Linsek Pencegahan Petasan dan Pekat Bersama Bupati Kebumen
Urgensi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) saat Bulan Suci Ramadhan sangat krusial untuk menjamin kekhusyukan ibadah, kelancaran aktivitas sosial ekonomi, dan pencegahan potensi gangguan seperti bahaya petasan, tawuran, balap liar, serta tindak kriminalitas. Sinergi antara Polri dan masyarakat mutlak diperlukan untuk deteksi dini guna menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, dan nyaman.
Memasuki awal Ramadan 2026, Polres Kebumen bersama Pemerintah Kabupaten Kebumen, menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Linsek), pada Senin (23/2) di Gedung Pertemuan Setda Kabupaten Kebumen. Selain dihadiri Forkompinda, agenda ini juga dihadiri Camat, Kapolsek, Danramil, dan Kepala Desa yang ada di Kabupaten Kebumen, termasuk dari unsur Camat Buluspesantren (diwakili Kasi Trantib, Purwito, SE, MM), Kapolsek Buluspesantren, Danramil Buluspesantren dan unsur Kepala Desa se Kecamatan Buluspesantren.
Dalam sambutannya, Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani menyampaikan bahwa Rapat Koordinasi Lintas Sektor terkait Penyakit Masyarakat (Pekat) dan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kantibmas) mutlak diperlukan untuk sinergitas dalam rangka menciptakan suasana Bulan Ramadhan yang kondusif. Sebagai ilustrasi, Bupati secara tegas menyoroti terkait dampak petasan dan tawuran yang sudah banyak memakan korban, untuk itu diperlukan pendekatan persuasif dan preventif yang tepat. “Tidak harus ditangani dengan cara-cara kekerasan. Upayakan tindakan pencegahan, kuatkan tindakan persuasif melalui kerjasama lintas sektor,” kata Bupati.
Sementara itu, Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, SIK menghimbau kepada seluruh Kapolsek dan jajarannya agar senantiasa meningkatkan kamtibmas, dengan menggandeng Lintas Sektor di wilayah. “Amati medsos anak-anak untuk mengantisipasi adanya tawuran, karena telah terjadi di wilayah Kecamatan Sruweng,” tegas kapolres. Khusus penanganan narkoba, Kapolres memberi penegasan agar ditindak tegas tanpa pandang bulu, berkaca dari kejadian di Bima. Terkait petasan, Kapolres satu pemahaman dengan himbauan Bupati bahwa penanganannya mengedepankan pendekatan yang preventif dan persuasif. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat sangat perlu untuk menjaga Kabupaten Kebumen agar tetap kondusif,” tegasnya.
