Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani Monitoring Jalan Rusak Ruas Jalan Bocor
Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani Monitoring Jalan Rusak Ruas Jalan Bocor
Fungsi jalan kabupaten adalah sebagai urat nadi penghubung strategis di tingkat lokal yang menghubungkan pusat pemerintahan kabupaten dengan kecamatan, antarkecamatan, serta kecamatan dengan desa. Jalan ini berperan vital dalam mendukung mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang, dan memacu pertumbuhan ekonomi serta sosial daerah.
Jalan kabupaten yang rusak parah berdampak serius pada lumpuhnya ekonomi lokal, tingginya angka kecelakaan, dan terhambatnya akses layanan dasar. Hal ini dapat mengakibatkan efek serius meningkatkan biaya logistik, merusak kendaraan, memperlambat mobilitas warga, serta menciptakan disparitas atau ketimpangan pembangunan. Efeknya mencakup penurunan pendapatan warga, risiko kesehatan mental, dan risiko hukum bagi penyelenggara jalan.
Sebagai tindak lanjut dalam rangka meminimalisir efek kerusakan jalan kabupaten, Rabu (25/02/2026), Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani beserta rombongan, memonitoring titik ruas jalan kabupaten dalam kondisi rusak parah, salah satunya ruas jalan Bocor. Nampak dalam rombongan tersebut, Kadinas PUPR, Asisten II Sekda, Kepala Bapperida, Kepala BPKPD, dan Kabag Pembangunan Setda. Kedatangan Bupati dan rombongan disambut langsung oleh Sekcam Buluspesantren Eko Budiono, SE,MSi beserta unsur Kecamatan, Kapolsek, unsur Koramil Buluspesantren, Kades Bocor, Kades Tambakrejo, Kades Ambalkumolo, dan Kades Tanjungsari.
Sesaat diproses monitoring, secara singkat padat dan jelas, Bupati didampingi Kadinas PUPR menyampaikan bahwa dalam waktu dekat sebelum lebaran perbaikan ruas jalan Bocor yang rusak parah akan segera dilakukan. “Dalam jangka waktu dekat dan masih di Bulan Puasa akan dilakukan penambalan jalan di ruas jalan yang rusak parah, sementara itu untuk pengaspalannya dilakukan setelah lebaran,” ujar Bupati.
Sementara itu, Kadinas PUPR Joni Hernawan, ST, MT menyampaikan bahwa rencana perbaikan menyasar ruas Muktisari – Bocor dengan nilai pagu Rp 4,5 Miliar untuk perkerasan aspal 2 lapis sepanjang 1.465 meter. Untuk ruas Bocor – Kejayan (selatan pasar), Pemkab menyiapkan Rp 2,09 Miliar untuk pengaspalan sepanjang 700 meter.
