Banjamsos KaJen, Pengurang Beban yang Tidak Mampu dan Tidak Produktif
Banjamsos KaJen, Pengurang Beban yang Tidak Mampu dan Tidak Produktif
Program Banjamsos KaJen (Kartu Jawa Tengah Ngopeni) merupakan bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menyasar penyandang disabilitas berat, lansia tidak berdaya, penderita penyakit kronis, dan kelompok rentan lainnya. KaJeN adalah program bantuan Bagi Fakir Miskin Tidak Produktif baik penyandang disabilitas, kelompok rentan seperti lanjut usia tidak produktif dan penderita penyakit kronis. Kegiatan penyaluran Banjamsos KaJen ini dilaksanakan secara kolektif oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) masing-masing wilayah.
Rabu (04/03/2026) bertempat di Hotel Mexolie Kebumen dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Banjamsos KaJeN Tahun 2026. Acara ini diikuti TKSK/Kasi Kesos/Staf Kesos dari 26 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kebumen, termasuk perwakilan dari Kecamatan Buluspesantren yang diwakili Mohamad Miftakhul Busro selaku TKSK Kecamatan Buluspesantren. Agenda ini dibuka oleh Kabid Linjamsos Dinas Sosial P3A Kabupaten Kebumen, dan sebagai Narasumbernya Tolanda Prayogo dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah.
Berdasarkan penyampaian materi yang disampaikan, dapat disimpulkan bahwa penyebab realisasi penyaluran Banjamsos KaJeN 2025 di Kabupaten Kebumen hanya 59,06 %, dikarenakan pada akhir tahun 2025 ada BLTS Kesra. Terkait dengan petunjuk teknis penyaluran Tahun 2026, sampai dengan hari ini masih dalam tahap perumusan Peraturan Gubernur tentang Juknis KaJeN. Adapun penyalurannya dilakukan dalam 4 tahap (setiap triwulan), khusus triwulan 1 kemungkinan disalurkan ditriwulan 2, dan 3 triwulan berikutnya sesuai triwulan masing-masing.
"Bantuan KaJeN ini diharapkan dapat mengurangi beban ekonomi dan memenuhi kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat kurang mampu yang tidak produktif.. Penyaluran triwulan pertama terlambat, tidak sesuai dengan periodenya. Pendamping untuk melakukan verifikasi dan validasi penerima tahun 2025 untuk menjadi calon penerima tahun 2026, “ ungkap Tolanda.
