Monev Program Ketahanan Pangan Desa, Camat Buluspesantren Ingatkan Aset Produktif dan Kontribusi BUMDes
Monev Program Ketahanan Pangan Desa, Camat Buluspesantren Ingatkan Aset Produktif dan Kontribusi BUMDes
Camat melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Ketahanan Pangan Desa yang dilaksanakan BUMDes untuk memastikan BUMDes tidak hanya patuh secara regulasi, tetapi juga efektif menggerakkan ekonomi desa. Monev mencegah penyalahgunaan anggaran dan mengarahkan BUMDes agar berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Senin (29/06/2026) Camat Buluspesantren Azida Nurul Hayya, S.STP, MSi didampingi Plt. Kasi Pemberdayaan Masyarakat Purwito, SE, MM dan Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Pertama Cipta Desi Atasari, S.Hum beserta unsur Puskeswan Kebumen bergerak ke wilayah melaksanakan tinjauan sekaligus monitoring program Ketahanan Pangan Desa yang dikelola BUMDes “Mitra” Desa Brecong.
M. Syaiful Wahid selaku Direktur BUMDes “Mitra” Desa Brecong, mengatakan bahwa pemilihan usaha ayam petelur dilakukan sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui sektor yang memiliki prospek jangka panjang dan berkelanjutan.
“Permintaan telur di wilayah Brecong dan sekitarnya cukup tinggi. 1000 ayam petelur dengan kisaran 43 kg telur per hari dari kandang ini diharapkan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan gizi dengan harga terjangkau,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Buluspesantren saat monitoring menyampaikan bahwa ketahanan pangan menjadi salah satu prioritas pembangunan desa yang didorong oleh Pemerintah melalui pemanfaatan Dana Desa. Desa Brecong menjawab tantangan ini melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), menggagas program peternakan ayam petelur.
“Kami ingin BUMDes bukan sekadar papan nama. Ayam petelur ini adalah aset produktif. Setiap butir telur yang dihasilkan menjadi kontribusi bagi Pendapatan Asli Desa yang nantinya kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan di desa,” ujar Camat Azida.
